Ketika Cinta Bertasbih > MUI sambut Gembira

SinemArt Pictures, rumah produksi yang rencana akan membuat film Ketika Cinta Bertasbih kembali melanjutkan silaturahmi. Setelah sebelumnya menyambangi kediaman Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid dan bertemu dengan Ketua PP Muhammadiyah, Din Sjamsuddin di kantor, kini rombongan pimpinan produser Heru Hendriyanto tersebut mendatangi kantor MUI di Istiqlal. Tampak dalam rombongan yang datang, sutradara, Chaerul Umam, Eka (pimpinan produksi), Dani Sapawi dan Abdul Aziz (manajer promosi). Sementara, Kang Abik, sapaan akrab Habiburrahman El Shirazy yang biasanya ikut, kali ini tak hadir.

Sambutan hangat ditunjukkan oleh jajaran pengurus harian MUI yang menerima kunjungan tersebut, Prof.Dr.H. Umar Shihab, Drs.H.A. Nazri Adlani,Prof.Dr.Hj. Chuzaimah T. Yanggo, Prof.Dr.H. Amir Syarifuddin, K.H. Khalil Ridwan, Lc. dan Sekretaris Drs.H. Anwar Abbas, MM., Drs.H. Zainut Tauhid Saadi. Dalam kesempatan itu, masing-masing ulama mengemukakan pendapat dan memberikan masukan mengenai rencana SinemArt ini.

Dalam pernyataannya, Prof.Dr. H. Umar Shihab mengungkapkan kegembiraannya akan rencana tersebut. “Saya menyambut gembira rencana SinemArt untuk membuat film ini, karena film sebelumnya, Ayat Ayat Cinta (AAC) yang juga diangkat dari novel Habiburrahman El Shirazy terbukti memperoleh sambutan baik dari masyarakat,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, bahwa fakta AAC di tonton dan digemari oleh masyarakat dari kalangan atas, menengah dan bawah hingga menarik perhatian presiden dan wakil presiden mengisyaratkan, bahwa film dengan nuansa religi dan digarap dengan baik akan mendapat apresiasi positif.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan harapan agar Ketika Cinta Bertasbih dapat menitik beratkan pada mencerdaskan kehidupan bangsa dan tidak menyinggung perasaan agama lain, golongan lain atau pihak-pihak tertentu, sehingga terlepas dari masalah SARA. Namun, Ketua MUI juga menyatakan, bahwa apapun masukan yang nantinya akan diberikan tidak akan mengintervensi kerja dari sutradara dan produser film. “Saya harap film ini bisa menjadi film yang murni seni, dakwah dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, secara simbolis SinemArt menyerahkan novel Ketika Cinta Bertasbih kepada pihak MUI yang diterima oleh Prof.Dr. H. Umar Shihab.

Tag: , ,

4 Tanggapan to “Ketika Cinta Bertasbih > MUI sambut Gembira”

  1. erochima Says:

    saya belum bisa download novelnya. apa harus beli novelnya kali ya?

  2. Falihuddinulfalah Yusmana Putra Says:

    Assalamu ‘alaykum…
    Ana sangat senang dengan mulai adanya perubahan industri perfilman Indonesia kepada film-film yang mendidik sebagaimana dengan diluncurkannya ayat-ayat cinta dan kini rencana untuk mengangkat novel ketika cinta bertasbih ke layar lebar.

    Namun, sebagaimana yang kita harapkan adalah agar pesan Islami dalam cerita tersebut dapat benar-benar tersampaikan, maka harus diperhatikan agar tidak berbenturan dengan norma-norma agama. karena dari postingan sebelumnya ana baca bahwa akan difilmkan sesuai(persis) dengan novelnya dimana yang ana baca ada hal-hal yang tidak seharusya ditampilkan misal, ketika saat malam pertama, ataupun beberapa bagian yang menceritakan dimana tokoh wanita dalam hal ini Anna Althafunnisa melepaskan jilbabnya.

    Hal ini dapat dilihat pada penayangan AAC dimana adegan pada saat Aisyah dan Fahri berdiskusi di dalam kamar yang seharusnya merupakan privasi semestinya tidak perlu ditampilkan, karena image seorang wanita muslimah yang tadinya sangat menutup auratnya jadi lain ketika dipertontonkan seperti itu.

    Ana yakin pihak-pihak yang terkait dalam pembuatan film ini lebih memahami mengenai masalah-masalah seperti ini. Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan mendapat barokah dari Allah ‘Azza Wa Jalla.

    Amiin Yaa Rabbal Allamin..

  3. muhammad Says:

    ass.
    aku mau dunk novel tsb

  4. muhammad Says:

    ass
    mau dong novelnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: